Besi Hollow: Pengertian, Jenis, dan Prosesnya

Besi Hollow: Pengertian, Jenis, dan Prosesnya
Besi Hollow: Pengertian, Jenis, dan Prosesnya

Besi Hollow: Pengertian, Jenis, dan Prosesnya | Besi hollow merupakan salah satu jenis material konstruksi yang sering digunakan dalam berbagai proyek pembangunan. Material ini memiliki ciri khas berupa bentuk tabung atau pipa yang berongga di bagian tengahnya.

Keistimewaan besi hollow membuatnya menjadi pilihan utama dalam berbagai aplikasi konstruksi, baik untuk bangunan gedung, jembatan, maupun konstruksi lainnya. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pengertian, jenis, dan manfaat besi hollow.

Pengertian Besi Hollow

Besi hollow, juga dikenal sebagai pipa kotak atau tabung berongga, adalah material konstruksi yang terbuat dari baja. Baja yang digunakan memiliki sifat tahan terhadap tekanan dan beban, sehingga besi hollow umumnya digunakan untuk struktur yang memerlukan kekuatan tinggi.

Keunikan dari besi hollow terletak pada bentuknya yang menyerupai tabung, baik dalam bentuk persegi maupun persegi panjang, dengan bagian tengah yang berongga.

Material ini dapat ditemukan dalam berbagai ukuran dan ketebalan, disesuaikan dengan kebutuhan konstruksi. Biasanya, besi hollow tersedia dalam bentuk batangan dengan panjang tertentu, yang kemudian dapat dipotong sesuai dengan spesifikasi proyek.

Besi Hollow adalah pipa baja las berkekuatan tinggi yang digunakan sebagai elemen struktural pada bangunan dan struktur lainnya, serta dalam berbagai produk manufaktur. Berbentuk segi empat, besi hollow juga dikenal dengan sebutan besi kotak, pipa besi kotak, holo, dan pipa besi.

Dimensi Ukuran Besi Hollow:

  • A (mm) x B (mm) x t(mm) x L(M): A menyatakan sisi pendek, B sisi lebar, t ketebalan, dan L panjang keseluruhan. Ukuran ini mencakup parameter penting dari besi hollow.

Jenis Besi Hollow Berdasarkan Material Pembuatan:

  1. Besi Hollow Hitam: Terbuat dari lembaran plat besi hitam (hot-rolled steel sheet). Kuat, tahan panas, dan umumnya digunakan untuk kanopi, railing tangga, dan konstruksi lainnya.
  2. Besi Hollow Galvanis: Terbuat dari plat besi hitam yang dilapisi dengan lapisan seng melalui proses galvanisasi. Menawarkan perlindungan terhadap korosi dan umumnya digunakan untuk konstruksi outdoor.
  3. Besi Hollow Galvalum: Terbuat dari baja ringan (galvalum) dengan lapisan zinc (seng) dan aluminium. Ringan, tahan karat, dan sering digunakan untuk pagar, teralis jendela, dan proyek outdoor lainnya.
Baca Juga :  Apakah Rumah Kotak Tanpa Genteng Bisa Diterapkan di Indonesia?

Proses Pembuatan Besi Hollow Hitam:

Slitting (Pemotongan): Plat besi hitam dipotong sesuai lebar produksi.

Uncoiling (Pemasukan ke Mesin): Gulungan plat besi dimasukkan ke mesin produksi uncoiler.

Forming (Pembentukan): Plat besi hitam dibentuk menjadi pipa bulat dengan mesin rolling.

Welding (Pengelasan): Pengelasan dilakukan untuk menyatukan sisi-sisi pipa bulat.

Cooling (Pendinginan): Pipa bulat didinginkan menggunakan cutting oil sebelum proses sizing.

Sizing (Pembentukan Pipa Kotak): Pipa bulat diubah menjadi pipa kotak sesuai ukuran standar.

Cutting (Pemotongan): Pipa kotak dipotong sesuai panjang yang diinginkan.

Kelebihan dan Kekurangan Besi Hollow Hitam:

  • Kelebihan: Tersedia dalam variasi ketebalan, cocok untuk beban berat, harga terjangkau, tahan terhadap api, nilai estetik tinggi.
  • Kekurangan: Perlindungan karat rendah, memerlukan cat dasar untuk mencegah korosi, membutuhkan perawatan berkala.

Proses Pembuatan Besi Hollow Galvanis (HDG):

  1. Hot-Dip Galvanizing (HDG): Besi hollow hitam dicelup ke dalam kolam seng pada suhu tinggi.
  2. Quenching (Pendinginan): Besi yang dicelup direndam dalam larutan sodium chromate untuk mencegah karat putih.
  3. Finishing (Penghalusan): Proses terakhir untuk meratakan permukaan besi hollow.

Baca Juga: Mengenal Tanah Hook: Kelebihan, Kekurangan, dan Pemanfaatannya

Kelebihan dan Kekurangan Besi Hollow Galvanis (HDG):

  • Kelebihan: Perlindungan terhadap karat yang baik, biaya pemeliharaan rendah, tidak memerlukan pengecatan.
  • Kekurangan: Memerlukan tempat pencelupan besar, memerlukan kandungan zinc yang cukup besar.

Proses Pembuatan Besi Hollow Galvanis (Pre-Galvanizing):

  1. Pembentukan Pipa: Plat galvanis dibentuk menjadi pipa dengan mesin rolling.
  2. Welding (Pengelasan): Pipa dibuat dengan pengelasan.
  3. Cooling (Pendinginan): Pendinginan area yang terkena las.
  4. Sizing (Pembentukan Pipa Kotak): Pipa bulat dibentuk menjadi pipa kotak sesuai ukuran.
  5. Cutting (Pemotongan): Pemotongan pipa kotak sesuai panjang yang diinginkan.

Kelebihan dan Kekurangan Besi Hollow Galvanis (Pre-Galvanizing):

  • Kelebihan: Perlindungan terhadap korosi, tahan lama, tahan terhadap cuaca ekstrem.
  • Kekurangan: Biaya produksi lebih tinggi, hasil pengelasan pada area tertentu mungkin kurang terlindungi dari korosi.
Baca Juga :  Cara mengetahui Developer terpercaya?

Semoga penjelasan ini bermanfaat. Jika ada pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk bertanya!

Pos terkait