Mengenal Jenis-jenis Keramik

Jenis-jenis Keramik
Jenis-jenis Keramik

Jenis-jenis Keramik | Ketika Anda memutuskan untuk menggunakan keramik sebagai elemen dekoratif untuk rumah Anda, Anda akan dihadapkan pada berbagai pilihan yang mencakup motif, warna, dan jenis keramik. Mengetahui perbedaan antara jenis keramik sangat penting agar Anda dapat membuat pilihan yang tepat sesuai dengan kebutuhan dan preferensi estetika Anda.

Proses Pembuatan Keramik dan Bahan Dasarnya

Keramik, pada dasarnya, terbuat dari tanah liat yang dipanaskan pada suhu tinggi. Meskipun bahan dasarnya adalah tanah liat, keramik seringkali juga mengandung bahan tambahan seperti pasir, feldspar, kuarsa, dan komponen lainnya. Proses pembakaran pada suhu tinggi inilah yang memberikan kekuatan dan daya tahan pada keramik.

Bacaan Lainnya

Karena ada berbagai jenis keramik dengan fungsi dan karakteristik yang berbeda, penting bagi Anda untuk memahami perbedaannya agar dapat membuat pilihan yang tepat sesuai dengan kebutuhan spesifik ruangan Anda. Kesalahan dalam pemilihan atau penerapan keramik dapat menyebabkan keramik mudah rusak dan pecah, yang tentu saja ingin dihindari.

Jenis-jenis Keramik Berdasarkan Fungsinya

Keramik Lantai

Secara umum, keramik lantai lebih sering digunakan untuk menutupi lantai rumah atau bangunan. Karena itu, keramik lantai dirancang dengan kemampuan khusus untuk menahan beban berat dari furniture dan lalu lintas harian.

Keberhasilan keramik lantai terletak pada ketebalan dan dimensinya yang cukup besar, serta kekuatan strukturnya untuk menopang beban manusia dan barang-barang berat seperti lemari dan kasur.

Tekstur keramik lantai cenderung halus dan licin, memudahkan pembersihan sehari-hari dengan cara disapu dan dipel.

Keramik Dinding

Keramik dinding memiliki fungsi utama untuk menambah keindahan dekorasi dinding atau tembok rumah. Jenis ini biasanya memiliki tekstur licin dengan motif estetik. Karena digunakan untuk melapisi dinding, keramik ini memiliki ketebalan yang lebih kecil dibandingkan dengan keramik lantai.

Dimensinya cenderung persegi panjang dengan ukuran standar seperti 20 x 25 cm, 25 x 50 cm, dan seterusnya.

Keramik Dapur

Area cuci piring di dapur atau lemari dinding tempat penyimpanan peralatan dapur akan terlihat lebih menarik dengan penerapan keramik. Selain memberikan sentuhan estetika, penggunaan keramik dapur juga membuat dinding lebih mudah dibersihkan dibandingkan dengan dinding yang hanya dicat.

Keramik Kamar Mandi

Kamar mandi merupakan salah satu ruangan yang selalu basah hampir setiap hari. Untuk mengatasi hal ini, jenis keramik kamar mandi dirancang khusus dengan permukaan yang kasar dan tidak licin. Selain itu, keramik ini umumnya tidak terlalu tebal, karena tidak perlu menopang barang-barang berat seperti halnya keramik lantai.

Baca Juga :  15 Contoh yang termasuk kedalam Hiasan Eksterior Rumah

Keramik Outdoor

Kondisi di luar ruangan tentu lebih ekstrem dibandingkan dengan di dalam ruangan. Oleh karena itu, keramik outdoor harus memiliki kekuatan dan daya tahan di atas jenis keramik lainnya. Selain menjadi perlintasan untuk benda-benda berat seperti motor dan mobil, keramik outdoor juga harus siap menghadapi suhu dingin maupun panas.

Jenis keramik outdoor umumnya memiliki permukaan yang tidak rata dan kasar, tebal, serta memiliki daya tahan terhadap suhu, cuaca, dan berbagai jenis bahan kimia.

Keramik Lantai
Keramik Lantai

Jenis-jenis Keramik Lantai untuk Rumah Anda

Saat memilih keramik lantai, Anda akan menemukan berbagai jenis yang dapat memenuhi kebutuhan estetika dan fungsionalitas rumah Anda. Berikut adalah beberapa jenis keramik lantai yang populer:

  1. Keramik Porselen

    Jenis pertama adalah keramik porselen yang memberikan tampilan cerah dan cenderung glossy. Keramik porselen memberikan sentuhan elegan pada lantai rumah Anda. Salah satu contoh yang patut dicoba adalah “New Houston Grey” dari Mulia Ceramics.

  2. Keramik Marmer

    Cocok untuk rumah atau bangunan dengan desain mewah dan elegan, keramik marmer terbuat dari batu marmer dengan motif yang unik pada setiap petaknya. Warna cerah dan sentuhan akhir glossy memberikan kesan luas pada ruangan tempatnya diaplikasikan. Contohnya dapat ditemukan dalam berbagai pilihan motif dan warna yang dapat disesuaikan dengan preferensi Anda.

  3. Keramik Teraso

    Keramik teraso terbuat dari bahan sisa pembuatan marmer yang dicampur dengan tegel, semen, dan pasir. Penggunaan keramik teraso akan memberikan tampilan lantai rumah yang lebih estetik dengan nuansa etnik dan native. Cocok untuk mereka yang menginginkan dekorasi dengan sentuhan alam yang segar.

  4. Keramik Granit

    Keramik granit adalah versi yang lebih ekonomis dari keramik marmer. Terbuat dari bahan batuan alam, keramik ini memiliki motif seperti keramik marmer, yaitu berbeda dan unik pada setiap petaknya. Sebagai alternatif yang lebih terjangkau, keramik granit dapat menjadi pilihan yang baik bagi mereka yang ingin meniru tampilan elegan keramik marmer dengan budget terbatas.

  5. Keramik Mosaik

    Sesuai dengan namanya, keramik mosaik memiliki desain yang unik berupa mosaik. Terbuat dari campuran potongan kaca atau pecahan keramik, keramik mosaik cocok untuk diaplikasikan di lantai maupun tembok. Desainnya yang unik dengan campuran lebih dari tiga warna pada setiap petaknya dapat membuat lantai rumah Anda lebih cantik dan unik dibandingkan dengan rumah-rumah lainnya.

  6. Keramik Lantai Kuadrat

    Terbuat dari tanah liat yang dipanaskan pada suhu tinggi, keramik lantai kuadrat adalah jenis yang ideal untuk pemakaian di luar ruangan. Dengan tampilan akhir doff berwarna kemerah-merahan, Anda dapat mengaplikasikannya pada lantai halaman, teras, atau bahkan garasi kendaraan. Kelebihannya termasuk daya tahan dan kemampuan untuk menahan beban lalu lintas di luar ruangan.

     

Baca Juga: Jenis Plafon Rumah: Kelebihan, Kekurangan, dan Tips Pemilihan

Contoh Aplikasi dan Alternatif Keramik

Untuk memberikan inspirasi kepada konsumen, Mulia Ceramics menawarkan “Ruang Virtual” di situs web mereka. Di sana, Anda dapat mengeksplorasi berbagai aplikasi keramik dalam berbagai setting ruangan. Konsep aplikasi juga dapat diakses untuk memberikan gambaran bagaimana keramik dapat meningkatkan estetika suatu ruangan.

Selain itu, jika Anda mencari alternatif untuk jenis keramik tertentu, situs web Mulia Ceramics menyediakan “Kalkulator” yang memungkinkan Anda menghitung biaya secara langsung. Ini mempermudah konsumen dalam merencanakan dan mengelola anggaran mereka.

Kesimpulan

Dengan memahami jenis-jenis keramik beserta fungsinya, diharapkan Anda dapat membuat pilihan yang lebih cermat saat memilih keramik untuk rumah Anda. Penggunaan keramik tidak hanya memberikan keindahan visual, tetapi juga memenuhi kebutuhan fungsional ruangan.

Dengan melibatkan konsumen melalui fitur-fitur seperti “Ruang Virtual” dan “Kalkulator,” Mulia Ceramics memberikan pengalaman yang lebih holistik dalam proses pemilihan dan pembelian keramik. Selamat memilih keramik yang sesuai dengan gaya dan kebutuhan Anda!

Pos terkait