1 Rante dan 1 Tumbak – Berapa Meter ?

1 Rante dan 1 Tumbak

Pernah mendengar istilah rante dan tumbak? Lantas, Berapa Meter 1 Rante dan 1 Tumbak ? Istilah ini mungkin terdengar asing di telinga Anda, namun sejatinya ada banyak masyarakat tradisional yang masih menggunakan istilah pengukuran tersebut. Saya sebagai penulis mengetahui istilah ini ketika akan membeli tanah di Jawa pemilih tanah menyebut ukuran tanah mereka dengan satuan 1 rante atau 1 tumak.

Karena menurut saya hal ini perlu diketahui banyak orang sebagai pengetahuan umum maupun saat ingin membeli tanah didaerah tertentu maka Ayocarirumah menyiapkan artikel ini untuk Anda baca.

Bacaan Lainnya

Satuan Ukuran Tradisional

Indonesia memiliki lebih dari 1000 suku bangsa dengan tradisinya yang berbeda-beda. Salah satu tradisi yang berkembang yakni dengan menyatakan satuan ukuran sejumlah besaran. Anda mungkin pernah mengetahui penggunaan bagian tubuh seperti hasta atau jengkal sebagai salah satu bentuk satuan tradisional yang banyak dipakai masyarakat saat ini.

Sistem satuan luas menjadi salah satu sistem ukuran yang banyak dipakai, terlebih sejak lama ukuran luas suatu tanah digunakan untuk jual-beli tanah lapang hingga persawahan. Karena belum ada alat ukur yang standar seperti meteran, tentunya untuk menghitung contoh seperti 1 Rante Berapa Meter atau 1 tumbak berapa meter diperlukan konversi ke ukuran internasional yang lebih dikenal luas. Berikut adalah pembahasan mengenai 1 rante berapa meter ? dan 1 tumbak berapa meter ? ;

Satuan Luas Rante

Sebagian masyarakat banyak menjual tanahnya menggunakan satuan tradisional. Bahkan hal ini seringkali terjadi di daerah pedesaan ketika seseorang ingin menjual tanah ke sesama warga.

Rante atau yang juga lazim disebut dengan string, merupakan denominasi dari satuan ukuran tanah yang banyak dipakai oleh orang Indonesia pada zaman dahulu. Kendati demikian, sampai sekarang pun masih ada segelintir orang yang masih menggunakan istilah satuan tersebut.

Satuan rante pada dasarnya merupakan satuan ukuran non-standar yang biasa dipakai pada transaksi pertanahan di komunitas Melayu. Satuan ini merupakan satuan tradisional yang banyak dilakukan di daerah Sumatera.

Lantas, bagaimana menghitung 1 Rante Berapa Meter? Jika dikonversikan pada satuan internasional, ukuran rante sama dengan 20 x 20 meter. Dengan kata lain, 1 rante sama halnya 400 meter persegi.

Selain ukuran 20 x 20 meter, ada juga yang menggunakan ukuran 22 x 22 yard atau setara dengan 404,68564424 meter persegi meskipun konversi yang pertama-lah yang umumnya lebih sering digunakan, terutama untuk memudahkan penghitungan.

Baca Juga :  15 Contoh yang termasuk kedalam Hiasan Eksterior Rumah

Satuan Luas Tumbak

Setelah mengetahui 1 Rante Berapa Meter, Anda juga perlu mengetahui satuan luas lain yang banyak dipakai namun belum terlalu banyak dikenal. Salah satunya istilah tumbak atau tumbah.

Istilah ini merupakan satuan pengukuran luas tanah yang banyak dipakai pada masyarakat Sunda di Jawa Barat. Meski termasuk istilah tradisional, tumbak masih banyak digunakan dalam hal komunikasi yang menyangkut jual beli tanah, pengelolaan sewa, hingga berbagai macam hal yang berkaitan dengan luas persawahan.

Menariknya, istilah tumbak sudah digunakan sejak zaman kerajaan di masa lampau, bahkan dapat ditemui pada Prasasti Tugu, yakni peninggalan raja Purnawarman dari Kerajaan Tarumanagara. Pada prasasti tersebut, sewaktu terjadi banjir pada masa itu, disebutkan bahwa Raja Purnawarman memberi perintah untuk membuat saluran galian dengan panjang 6.122 tumbak.

Meskipun demikian, sampai saat ini istilah tumbak ini ternyata masih saja digunakan dalam iklan pertanahan. Anda bahkan dapat menemukannya pada iklan tanah khususnya properti di kawasan Priangan.

Lantas, ukuran 1 Tumbak Berapa Meter jika dikonversikan? Jawabannya 1 Tumbak yaitu sekitar 14 meter persegi. Pertanyaan ini juga kerap disampaikan oleh banyak orang saat menjual-belikan tanah di daerah Bandung dan sekitarnya. Agar tidak bingung lagi, berikut rinciannya.

  • 1 tumbak = 14,0625 meter persegi
  • 2 tumbak = 28,125 meter persegi
  • 5 tumbak = 70,3125 meter persegi

Selain itu, jika dibalik berapa ukuran 1 hektar, dapat diketahui jika:

  • 1 hektar = 711, 11 tumbak
  • 2 hektar = 1.422,22 tumbak

Mengukur Satuan Ukuran Tanah Secara Standar

Setelah mengetahui penghitungan 1 Rante Berapa Meter, maka dapat dilihat jika tidak semua orang benar-benar mengetahui berapa ukuran sebenarnya dari suatu lahan. Tentunya, Anda perlu memahami jika satuan ukuran yang berbeda akan menimbulkan penghitungan yang berbeda pula. Apalagi jika anda adalah seseorang yang ingin memulai berbisnis properti atau anda saat ini adalah seorang agen properti maka hal seperti ini wajib anda kuasai sebagai pengetahuan dilapangan.

Mengukur Satuan Ukuran Tanah

Untuk itu, diperlukan ukuran standar yang berlaku secara nasional bahkan internasional guna menghitung berapa luas suatu lahan. Kita tentu mengetahui ukuran seperti meter hingga hektar yang merupakan ukuran tanah secara standar. Bahkan kini, ada beberapa cara pengukuran tanah yang bisa dilakukan oleh para investor, penjual, maupun pembeli.

1. Penghitungan dengan rumus

Menghitung tanah menggunakan rumus dapat dilakukan jika Anda mengetahui bentuk tanah yang Anda miliki. Misalnya tanah tersebut berbentuk persegi dengan panjang 5 meter dan lebar 10 meter, maka luas tanah tersebut adalah 5 x 10 = 50 meter persegi.

Kendati demikian, tidak selamanya tanah berbentuk persegi panjang. Ada kalanya bentuk lahan tersebut lebih abstrak seperti trapesium. Cara penghitungannya juga tidak sulit, yakni dengan rumus luas 1/2 x (jumlah rusuk sejajar) x tinggi.

Baca Juga :  Jenis Semen dan Harganya di Pasar Konstruksi

Sebagai contoh Anda memiliki tanah 10 meter x 15 meter x 10 meter x 20 meter, maka luas lahan berbentuk trapesium tersebut adalah 1/2 x (15+20) x 10 = 175 meter persegi.

2. Penghitungan di sertifikat

Menghitung luas tanah di sertifikat pada dasarnya merupakan penghitungan berdasarkan angka dan skala yang ada pada sertifikat tersebut. Adapun caranya dengan menyediakan penggaris dan memperhatikan angka-angka pada halaman tersebut, terlebih setiap sertifikat tanah memakai skala yang berbeda. Berikut rumusnya, tentu bukan dengan ukuran tradisional 1 Rante Berapa Meter.

  • Panjang sebenarnya = jarak panjang yang ada di sertifikat dibagi skala
  • Lebar sebenarnya = jarak lebar pada peta/denah dibagi skala
  • Luas tanah = Panjang sebenarnya dikali lebar sebenarnya

Sebagai contoh Anda memiliki tanah dengan bentuk persegi panjang yang ukurannya 5 cm dengan lebar 3 cm. Skala pada sertifikat adalah 1:500, maka penghitungannya adalah:

Panjang sebenarnya = 5 cm x 1:500 = 2500 cm = 25 meter

Lebar sebenarnya = 3 cm x 1:500 = 1500 cm = 15 meter

Luas tanah = 25 meter x 15 meter = 375 meter

3. Penghitungan dengan Google Maps

Menghitung luas tanah menggunakan bantuan software seperti Google Maps juga lebih mudah. Adapun caranya mudah, yakni dengan membuka Google Maps melalui web browser, kemudian ikuti langkah-langkah berikut.

  1. Opsi Satelitte untuk mengubah tampilan supaya melihat kondisi tanah yang akan diukur
  2. Masukkan alamat dari lokasi tanah yang akan Anda ukur luasnya
  3. Jika lokasi sudah benar, atur pembesaran (zoom) maksimal atau sesuai dengan keperluan seperti 1:5.000
  4. Pilih “Ukur jarak” dan klik tepi lahan atau batas terluar tanah yang ingin diukur
  5. Akan muncul total area yang menunjukkan luas lahan, hingga informasi jarak seperti miles (mi) dan kilometer (km) sebagai keliling lahan tersebut.

Selain cara di atas, untuk mengukur Berapa Meter 1 Rante dan 1 Tumbak maupun lahan lain secara standar, Anda juga dapat menggunakan software lain seperti AutoCAD maupun aplikasi lain berbasis GPS. Selain lebih mudah, ukuran tanahnya juga akan lebih akurat jika dibandingkan dengan satuan tradisional seperti rante atau tumbak. Nah, semoga informasi di atas bermanfaat! Artikel ayocarirumah ini menarik bagikan kepada teman Anda !

Pos terkait