Perusahaan Konstruksi Terbesar Dunia

Perusahaan Konstruksi

Peran perusahaan konstruksi di Indonesia sejak kepemimpinan Presiden Jokowi pada tahun 2014 bisa dikatakan sangat vital. Hal ini terlihat dari pembangunan beragam sarana dan prasarana umum seperti jalan tol, pelabuhan hingga bandara.

Pembangunan yang masih juga terlihat dari besarnya jumlah anggaran infrastruktur yang semakin meningkat di mana tahun 2014 hanya sebesar Rp 155 triliun dan pada tahun 2018 telah meningkat hingga sebesar Rp 410 triliun, dilansir dari laman Kementerian Keuangan.

Bacaan Lainnya

Secara menyeluruh terdapat 3.432 km jalan tol yang telah dibangun oleh pemerintah dari barat sampai timur Indonesia. Tak hanya itu, ada pula 860.015 jaringan irigasi baru yang sudah dibuat guna mengejar ketertinggalan infrastruktur Indonesia dari negara lain.

Terdapat beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang termasuk perusahaan konstruksi terbesar di Indonesia seperti Wika, Waskita, Adhi Karya serta Pembangunan Perumahan yang namanya kerap kita dengar.

Hal ini menjadi menarik ketika membahas tentang infrastruktur dunia, perusahaan manakah yang memperoleh keuntungan terbesar dari industri satu ini? Yuk ikuti pembahasan tentang daftar perusahaan konstruksi terbesar dunia berikut ini.

Daftar Perusahaan Konstruksi Terbesar di Dunia

China Communications Construction

Predikat perusahaan di bidang konstruksi terbesar dunia diraih oleh China Communications Construction.

Perusahaan yang didirikan di kota Beijing pada tahun 2005 ini berhasil menyelesaikan pembangunan jembatan suspensi terpanjang kedua dunia di atas sungai Yangtze.

Jembatan tersebut mempunyai panjang kurang lebih 1 km yang menghubungkan wilayah Huyacun dengan Dengjiaxi.

Total pendapatan yang berhasil mereka peroleh hingga US$ 70 miliar atau sekitar Rp 985 triliun per tahun.

Vinci SA

Dari Prancis terdapat perusahaan Vinci SA yang telah berdiri sejak tahun 1899 di Rueil Malmaison. Apakah Anda pernah mendengar Museum Louvre di Prancis? Vinci SA adalah salah satu kontraktor yang membangun gedung berkarya seni tinggi itu.

Sejarah grup Vinci, pewaris dari ratusan perusahaan yang secara bertahap bergabung dengan proses yang berbelit-belit di abad ke-19. Tahun 1899, dua insinyur dari sekolah teknik elit Prancis, Polytechnique yaitu Alexandre Giros dan Louis Loucheur mendirikan Societe Generale d’Entreprises (SGE) yang nantinya pada tahun 2000 menjadi Vinci setelah merger dengan grup GTM.

Maka dari itu tak mengherankan jika korporasi ini masuk dalam daftar perusahaan konstruksi terbesar dunia, mengingat keuntungan per tahun bisa mencapai US$ 48 miliar atau sekitar Rp 675 triliun.

Baca Juga :  Apa Itu Kayu MDF, Proses Produksi, dan Aplikasi dalam Industri

Power Construction Corporation

Menempati posisi 3 besar, yaitu Power Construction Corporation yang didirikan di Beijing, China tahun 2011. Oleh karena itu, dibandingkan perusahaan lainnya, bisa dikatakan mereka mempunyai usia yang paling muda.

Power Construction Corp memiliki spesialisasi dalam pembangunan infrastruktur pembangkit listrik. Selain itu salah satu pencapaian terbaik mereka setelah 8 tahun berdiri adalah Adama wind farm yang bisa menghasilkan 153 MW tenaga listrik dari angin.

Perkiraan keuntungan dari perusahaan konstruksi adalah sebesar US$ 45 miliar atau sekitar Rp 633 triliun.

ACS Actividades de Construccion

Selanjutnya, peringkat keempat adalah ACS Actividades de Construccion, perusahaan asal Spanyol yang didirikan di kota Madrid pada tahun 1997.

ACS Actividades de Construccion merupakan perusahaan yang didedikasikan pada konstruksi sipil dan teknik, layanan serta telekomunikasi. Mereka termasuk dalam daftar perusahaan di bidang konstruksi terbaik secara global, dengan berbagai proyek di seluruh dunia.

Salah satu pencapaian terbaik dari perusahaan ini adalah pembangunan gedung Torre Glories di Barcelona. Gedung ini tampak unik sebab tampak seperti peluru dan mempunyai total sebanyak 38 lantai.

Dalam 1 tahun, ACS Actividades de Construccion dapat menghasilkan keuntungan hingga US$ 38 miliar atau sekitar Rp 534 triliun.

Bouygues

Perusahaan konstruksi terbesar dunia berikutnya adalah Bouygues yang bermarkas di Paris, Prancis dan didirikan tahun 1952.

Proyek prestisius yang pernah dilaksanakan oleh mereka adalah pembangunan museum Musee d’Orsay pada tahun 1986. Museum ini menyimpan beragam barang bersejarah abad 18 dan merupakan salah satu gedung museum terbesar di benua Eropa.

Keuntungan yang berhasil diraih oleh Bouygues diperkirakan sebesar US$ 36 miliar atau sekitar Rp 506 triliun per tahunnya.

China State Construction Engineering

Perusahaan konstruksi terbesar di dunia peringkat keenam ditempati oleh China State Construction Engineering yang didirikan di Beijing pada tahun 1957.

Tahun 2008, China State Construction Engineering berhasil membangun Shanghai World Financial Center yang unik dan ikonik. Gedung ini termasuk dalam daftar bangunan tertinggi di dunia peringkat 12 yang memiliki tinggi 492 m.

Perusahaan ini berhasil meraih keuntungan yang cukup fantastis, yaitu mencapai US$ 28 miliar atau sekitar Rp 393 triliun.

Hochtief Aktiengesellschaft

Sementara itu, di peringkat ketujuh ada perusahaan asal Jerman Hochtief Aktiengesellschaft yang didirikan di kota Essen pada tahun 1874.

Salah satu proyek ambisius yang pernah dilaksanakan oleh Hochtief Aktiengesellschaft adalah pembangunan Bosphorus Bridge di Istanbul, Turki. Jembatan ini mempunyai panjang kurang lebih 1,5 km dengan ketinggian 64 m di atas laut.

Baca Juga :  Bisnis properti itu seperti apa?

Hal lainnya yang tak kalah mengagumkan adalah jembatan ini menjadi penghubung daratan benua Asia dan benua Eropa.

Keuntungan yang berhasil diraih oleh Hochtief Aktiengesellschaft dengan usia lebih dari 1 abad ini sekitar US$ 25 miliar atau sekitar Rp 351 triliun per tahunnya.

Bechtel Corporation

Perusahaan terbesar berikutnya adalah Bechtel Corporation yang termasuk perusahaan Engineering Procurement and Construction serta Manajemen Proyek.

Oleh sebab itu perusahaan ini merupakan perusahaan konstruksi swasta terbesar ke-8 di Amerika dan terbesar di Amerika Serikat. Mereka memiliki kantor pusat di South of Market, San Francisco.

Skanska AB

Selanjutnya Skanska AB adalah perusahaan bidang konstruksi dan pengembangan multinasional dengan markas di Swedia. Menurut majalah Construction Global, Skanska merupakan perusahaan bidang konstruksi global terbesar kelima.

Balfour Beatty plc

Balfour Beatty plc merupakan grup infrastruktur multinasional Inggris yang memiliki layanan konstruksi, layanan pendukung serta kemampuan investasi infrastruktur.

Menjadi penyusun FTSE 250 Index, perusahaan ini beroperasi di Inggris Raya, Irlandia, Kanada, Amerika Serikat serta Asia Tenggara.

Kiewit Corporation

Kiewit Corporation merupakan kontraktor Fortune 500 dengan kepemilikan karyawan yang bermarkas di Omaha, Nebraska. Di samping itu dengan kepemilikan pribadi, perusahaan konstruksi ini merupakan salah satu kontraktor terbesar di dunia.

Laing O’Rourke

Selanjutnya adalah Laing O’Rourke yang merupakan perusahaan kontraktor multinasional dengan kantor pusat di Dartford, Inggris. Perusahaan ini didirikan oleh Ray O’Rourke pada tahun 1978 dan menjadi perusahaan kontraktor swasta terbesar di Inggris.

China Railway Group

China Railway Group Limited atau lebih dikenal sebagai CREC merupakan perusahaan di bidang konstruksi China yang beroperasi pada bursa saham Shanghai dan Hong Kong.

Pemegang saham utama dari perusahaan ini adalah China Railway Engineering Corporation milik negara.

Kesimpulannya, Itulah tadi pembahasan tentang daftar perusahaan konstruksi terbesar dunia. Namun, memang sangat disayangkan bahwa perusahaan BUMN konstruksi asal Indonesia belum berhasil masuk dalam daftar di atas.

Pos terkait